Turing #Lasutt to sawarna part 1

Posted: Agustus 29, 2012 in adventure

heloo lasutters.. bertemu lagi bersama saya, iqbal sang #lasutt. tanpa panjang lebar saya akan menceritakan petualangan saya turing ke pantai sawarna bersama adik saya.turing kali ini sebenanya untuk melepas penat atas kelasutan yang selama ini semakin menjadi-jadi hehehe..  pantai sawarna sendiri terletak di kecamatan bayah provinsi banten, kurang lebih 250 km dari bandung dan 70 km dari pelabuhan ratu jujur turing kali ini berkesan sangat mendadak persiapan hanya melihat peta via google earth, membaca beberapa artikel-artikel mengenai kondisi terkini jalan ke sawarna dan menelpon teman saya krisna yang kebetulan warga aseli bayah untuk ijin menginap semalam, maklum dana terbatas jadi sebisa mungkin memangkas biaya.

ok akhirnya pada senin 27 agustus 2012 kami pun berangkat dari bandung pada pukul 7 pagi, dengan rute bandung-cimahi-padalarang-cianjur-sukabumi-pelabuhanratu-cisolok-bayah, sempat terkendala macet satu jam di cimahi dan padalarang. pada pukul 9 pagi kami tiba di cianjur untuk istiraha sejenak di warung kopi sembari menunggu macet yang ketika itu melanda kota. setelah sejenak melepas lelah kami pun melanjutkan perjalanan menuju sukabumi, setibanya di sukabumi saya menghubungi teman saya bernama anes ya selain untuk bersilahturahmi tentunya untuk menumpang makan siang gratis. maklum saya kan cowo gratisan hehehe..

selepas dzuhur pukul 1 siang kami pun melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan ratu, jalanan yang kosong membuat kecepatan konstan 60-70 kph terjaga dengan apik, pukul 2 kami pun tiba di pelabuhan ratu dan kembali istirahat untuk menikmati pemandangan pantai yang eksotis meskipon kotor oleh sampah.

setelah puas kami melanjutkan perjalanan menuju bayah, namu kali ini saya memutuskan untuk riding santai, karena ingin menikmati pemandangan. pukul setengah 4 kami pun tiba di bayah dan langsung menuju  rumah krisna.. setelah istirahat sejenak pukul 5 kami pun bertiga menuju sawarna untuk mengejar sunset. untungnya krisna teman saya mengenal salah satu pemilik pemondokan, akhirnya kami pun di pinjami sepedah gratis oleh sang pemilik bernama kang andre. alhamdulillah, sesuatu yah. bayangkan jika harus menyewa kami harus merogoh kocek sebesar 20 ribu per orang per tiga jam belum lagi jika berjalan kaki tentu saja menghabiskan waktu yang cukup banyak. let’s gowess

 lanjut part 2 ya

cupcake vs kue cucur

Posted: Juni 27, 2012 in adventure

 

 

 

beberapa waktu ini kita di hebohkan dengan kue-kue westrenian yang bernama cupcake, pancake, rainbowcake dan lainnya yg berujung cake. jujur sampai sekarang saya belum pernah merasakan kue-kue tersebut, buat para pembaca yang baik hati silahkan belikan saya kue-kue tersebut hehe. sebenarnya tulisan ini terinpirasi oleh keinginan teman saya bernama vjah yang mengidam kue cucur.. loh apa hubungannya cupcake ama kue cucur?? ya hubungannya sama-sama kue kali ya..

ceritanya gini teman saya bernama vjah itu sangat menginginkan kue cucur dan karena saya sempat salah berucap. akhirnya saya terpaksa mengatarkannya ke pasar simpang dago untuk mencari penjual kue cucur, sial bin malang binti lasutt kita tidak menemukan kue cucur yang di maksud, dengan hati kecewa saya dan vjah pun kembali ke kampus. dalam perjalanan ke kampus saya sempat berfikir susah amat ya mencari yang namanya kue tradisional yang murah meriah dengan rasa mewah, sedangkan nyari kue westrenian begitu mudah. apakah yang ini namanya kolonialisasi dunia kuliner? entah lah, masyarakat kita cenderung  mengandrungi sesuatu yang baru dan melupakan sesuatu yang sudah ada, life stlye atau gaya hidup mungkin yang mempengaruhi pola masyarakat urban yang lebih suka nongkrong di coffe shop di bandingkan warung kopi pinggir jalan misalnya.

well inovasi dalam mengolah kuliner tradisional lah jawabannya agar kolonialisasi dunia kuliner tidak menjadi-jadi, contoh sederhananya adalah sorabi yang sekarang telah di olah dengan berbagai macam topping dulu sih cuman ada dua rasa pake kinca (gula merah) atau oncom. yah kemauan dan kreativitas lah yang menjadi kunci utamanya, salam cucur

sungguh sial, hari ini motor saya baut olinya kembali slek alhasil oli pun menetes dari crankcase. okeh akhirnya saya menghubungi senior saya di kampus  bernama mang chibenk. mang chibenk begitu panggilan akrabnya adalah seorang senior saya di FH UNPAD angkatan 2006, di usia semesternya yang senja beliau belum saja menyusun skripsi dan beliau malah sibuk dengan dunia otomotif. yah kalo namanya hobi sih pasti bisa mengalahkan  apapun. saya pun meluncur ke rumah mang chibenk yang sekaligus  merangkap bengkel di jalan cikutra barat bandung. setelah di cek ternyata drat baut nya slek dan harus di recoil. yo wiss, sekalian mumpung di sana saya pun mengutarakan keinginan saya untuk melakukan porting polish dan pasang karbu PE 28 yang legendaris. asal tau saja mang chibenk ini terkenal di kalangan beberapa komunitas  motor ternama di bandung karena sentuhan ajaib nya dalam memperbaiki motor

sosok mang chibenk pun kembali mengingatkan saya kepada sosok senior lainnya  di kampus yaitu kang senja, bagaimana tidak. meski kang senja ini angkatan 2004 beliau baru wisuda di tahun 2010. wew. dan wow pikir saya, tapi yang membuat salut , kagum dan menyadarkan saya yaitu kejeniusan kang senja melebihi IPK yang diperolehnya ketika wisuda, bayangkan dengan IPK yang biasa saja beliau sering memberikan bimbingan kepada junior-juniornya dan bahkan kalangan S2 pun sering meminta bimbingan tesis kepadanya.  saya kembali ingat  kepada  seorang teman saya yang memiliki IPK 3,78 yg karena nilai B saja dia uring-uringan dan tidak memiliki rasa syukur, bahkan ketika teman saya yg ber-IPK dahsyat itu saya ajak diskusi mengenai masalah hukum dia malah blah-bloh (ga ngerti), wow IPK tidak menjamin ya seseorang itu hebat. ya jika di lihat dari penampilan kedua orang ini sih jauh dari kesan orang yang istimewa mereka hanya berbalut kesederhanaan namun memiliki kecerdasan dan soft skill yang patut kita banggakan dimana jaman serba pencitraan seperti saat ini tentu saja orang-orang seperti mang chibenk dan kang senja patut di contoh. contoh yang baiknya tentu saja karena saya juga tidak mau mencontoh keburukan kedua orang senior saya, yaitu menjomblo sampai sekarang hahaha…

akhinya setelah curhat mengenai Semester Pendek dan tugas akhir bersama mang chibenk saya pun pulang menggunakan angkot, karena motor saya harus diinapkan beberapa hari.. oke get well soon golden bull let’s race soon

Pertentangan

Posted: Juni 26, 2012 in adventure, Uncategorized

“mengapa kau katakan ini cerah?
jika nyatanya kau tetap memilih tuk buta
mengapa kau harus tetap menari?
jika nyatanya kau telah lelah untuk menari”


kata di atas merupakan penggalan lirik dari lagu yang berjudul “mempertahankan sadar” yang di populerkan oleh too weak to dance.  kadang dalam hidup ini kita mengalami satu sisi sesuatu itu nampak terlihat salah, namun kita harus membuat itu nampak benar. kerap kita bertentangan dengan hati nurani terutama dalam membuat keputusan, contoh sederhanya saja ketika memilih jurusan atau fakultas, dalam hati nurani kita kita misalnya memilih jurusan A namun karena desakan orang tua kerap kita mengalah dan memilih jurusan B yang dikehendaki oleh orang tua kita. disadari atau tidak kita bertindak di luar keinginan kita dan kadangkala sesuatu yang bertentangan ini akan membuat parah kondisi kita di kemudian hari.   dalam hidup hendaknya kita bertindak sesuai hati nurani kita, tidak peduli apa yang orang katakan. well akhir kata ikutilah kemana hati mu berkata lebih baik jujur tapi pahit dari pada berbohong tapi manisnya sementara

“biarku mempertahankan sadarku
pejamkan matamu dan jangan terlelap
selami hatimu dengan lebih dalam
karna hanya di sana kau akan temukan segala jawaban”

hoammmm…  pagi ini saya terbangun dengan mimpi indah (tumben)..  dalam mimpi saya itu saya bermimpi tentang seorang  wanita.. ( sori tanpa inisial ) yang tanpa di sangka-sangka dia hadir  dalam kelasutan mimpi saya dan ajaibnya tuhan memberikan sekenario terbaik  di dalam mimpi saya, dia menjadi kekasih saya donk hahaha .. ya saya akui memang meskipun (lagi-lagi) hanya mimpi (dan mudah-mudahan saja menjadi kenyataan aminnnn) , itu sudah cukup bagi saya untuk menghidupkan semangat hidup saya hari ini not bad lah. karena saya yakin semuanya pasti berawal dari mimpi, stop berbicara mengenai mimpi kali ini saya akan membahas pengalaman #lasutt saya bersama teman-teman saya yang melakukan survei tempat KKN di desa dunguswiru garut. penasaran kan?? yo wiss cekidot dah…

sekitar jam 5 pagi, selepas mandi saya pun langsung melaksanakan sholat (karena saya bukan kaum agnostik dimana mengakui tuhan tapi tidak mengakui agama), selepas solat saya langsung memberi makan kedua hewan peliharaan saya, yaitu seekor kelinci dan hamster milik adik saya (yang diberikan oleh kekasihnya, tapi yang anehnya malah saya yang mengurus hamster tersebut, enak di adik saya ga enak di saya wwk #lasutt, saya doakan saja semoga cepat putus wkwkw —– satan! ), skip.. setelah sarapan pagi, saya pun menghubungi teman saya yg #lasutt yaitu bibay, untuk segera bergegas, karena jam setengah tujuh kita harus sudah berangkat ke daerah jatinangor, karena jam setengah delapan kita sudah janji untuk bertemu surya teman KKN kami untuk mengambil kamera yang hendak kami pinjam..  dan jam 10 kita harus sudah ada di desa dunguswiru untuk bertemu DPL (baca: Dewan Pengawas Lasutt) yang bernama “Tante” vita and the gank..  yo wiss lah..  kita mah ngalah aja, maklum DPL kita ini orangnya agak tidak ramah maklum tante vita itu memiliki gelar yang jika di tulis di buku bisa menghabiskan 3 garis, wajar donk doi seperti itu, okeh lah sebagai keponakan yang baik saya mah ngikut apa kata tante vita aja dah, dari pada dapet nilai KKN E kan parah haha #lasutt

sampailah juga bayu ke rumah saya, dan setelah berpamit kepada ibu saya dan meminta doa restu (lagi-lagi) ibu saya berpesan “semoga menemukan jodoh mu di tempat KKN” — itu lah ibu saya yang saya banggakan, bagi saya hanya ibu lah wanita yang satu-satunya setia menemani saya di kala sedih dan senang, tiada yang bisa menandingi kesetiaan seorang ibu kepada anaknya,  kalah tuh mantan-mantan saya (FVCK) haha. brangkattt…. kebetulan  jalur ke jatinangor melewati rumah mantan saya, saya pun jadi teringat masa-masa indah dulu ketika bersamanya.. ya itu lah  Romantisme rumah kuning nomor 95, sesampainya di daerah cileunyi dulu.. dulu sekali rumah ini menjadi saksi kisah kita berdua, mulai dari saya nembak dia untuk kedua kalinya (karena waktu yg pertama saya nembak dia via YM, maklum lagi mudik dan hati sudah tak tahan lagi mengungkapkan isi hati haha) akhirnya biar afdol saya mengungkapkan kembali isi hati saya untuk kedua kalinya haha #lasutt hingga kisah saya di usir dari rumah dia cuman gara-gara saya mau berbicara 4 mata dengan nya #lasutt dah skipp…skipp..  .  entah karena apa  motor saya berhenti tepat di depan rumah mantan saya tersebut,  mungkin alam bawah sadar saya masih terprogram secara otomatis untuk selalu berhenti di depan rumahnya #lasutt, dari situ saya langsung mengucapkan istigfar kepada tuhan yang maha esa dan kembali melanjutkan perjalanan.. melihat peristiwa itu bibay hanya tertawa saja ..

jam setengah delapan pagi sesuai jadwal kita pun sampai di daerah jatinangor dan langsung menunggu di PANGKOTIS (pangkalan angkot gratis) ya memang kami akui banyak singkatan-singkatan yang tidak kami ketahui di kampus jatinangor ini, buat yang kuliah di jatinangor pasti tau lah apa ini.  setelah menunggu agak bentar, dan sembari menunggu itu kami di suguhkan pemandangan luar biasa, banyak mahasiswi yang cantik-cantik yang hendak kuliah, iraha nyak boga kabogoh nu geulis jiga kitu (kapan ya punya pacara yang cantik seperti itu) kata ku pada bibay, “mimpi we lah maneh mah (mimpi aja kamu mah)”   dan kami pun tertawa #lasutt.

akhirnya surya yang kami tunggu pun datang dengan membawa kameranya, setelah berbincang sebentar dan berhubung surya pun terburu-buru mengejar waktu kuliah akhirnya kami memisahkan diri..  dan kami memutuskan untuk langsung menuju desa dunguswiru, namun sebelumnya bibay menelepon tante vita, dan wow ternyata tante vita and the gangk baru bisa ke sana pada jam 12 siang #lasutt..  “sangeunahna kieu euy” (seenaknya gini uy) kata ku pada bibay.. yo wiss akhirnya kami memutuskan utuk berangkat pada jam 10.. karena jika kami berangkat ke sana sekarang, akan terlalu lama bagi kami menunggu di sana.. ya terbesit ide liar dari otakku untuk nongkrong dulu di salah satu fakustas.. kami pun memutuskan untuk nongkrong di cafetaria fakultas satra..  —-> bersambung

Kali ini saya akan bercerita mengenai pengalaman saya di malam sabtu di bulan November tahun 2011 ya tepatnya ketika malam takbiran.  sabtu itu seperti sabtu yang sudah-sudah , entah mengapa saya sudah keseribu kalinya saya merasa hari sabtu itu tidak ada bedanya dengan hari senin yang menjemukan. berawal dari bangun tidur yang kesiangan dan mendapatkan mimpi buruk soal mantan saya yang menikah dengan pacar barunya dan saya menghadiri pernikahannya dengan keadaan lajang #lasutt sekali memang..

Karena kebetulan pada hari itu saya puasa, jadi setelah bangun tidur saya langsung bergegas mandi, dan setelah mandi saya pun langsung meng turn on komputer kesayangan saya dan mulai mengerjakan tugas hukum telekomunikasi. Jam menunjukan pukul 4 sore.. ya 3 jam setelah saya mengerjakan tugas tersebut, tiba-tiba datanglah sebuah sms yang tadinya saya kira dari (lagi-lagi) teman pria saya yang #lasutt dan aha! Ternyata sms kali ini datang dari sahabat wanita saya yang bernama jeng nila. Ya pada intinya sms tersebut jeng nila meminta saya menemaninya jalan-jalan sore dan dia pun mengatakan sekalian ada sesuatu yang penting yang dia ingin bicarakan (penasaran lah saya). hmm ya dari pada nganggur juga di rumah (baca: kandas) akhirnya saya dengan senang hati menyanggupinya.. akhirnya setelah kita sepakat untuk bertemu di HDL di daerah binong. Jam menunjukan pukul 6 magrib, setelah berbuka puasa dengan kudapan kecil, saya pun berangkat dengan restu kedua orang tua dan semangat 45 di tambah hujan rintik-rintik turut mengiringi kepergian saya.. Okeh berangkat!!!.

Setibanya di HDL, saya pun mengabarkan jeng nila kalau saya sudah sampai, tak lama setelah itu jeng nilai tiba  dan bilang kepadaku “ya.. knapa bawa motor, kirain aku kamu tau aku bawa mobil, biar tar kamu barengan aja ikut mobil aku, ya udah langsung ke BSM aja ” yo wiss kata ku akhirnya kami pun menuju BSM dan setelah memarkirkan motor aku pun menunggu di pintu masuk BSM. Aha jeng nila pun tiba akhirnya kita pun berjalan-jalan di dalam mall tersebut hingga pegal kaki ini, karena lapar akhirnya kami membeli makanan dan setelah membeli makanan kami pun mencari spot untuk mengobrol. dasar memang kami berdua adalah manusia galau, yang kerjaannya curhat terus di manapun kapanpun kami berada wkwkwk, Dalam obrolan itu kami isi dengan curhatan, dari mulai curhatan tentang mantan, kuliah, hingga gossip kampus #lasutt. Akhirnya saya pun menanyakan kepada jeng nila perihal obrolan penting apa itu yang hendak di sampaikan, dan dia bilang “pe, bantuin aku bikin slide buat persentasi donk” “ya ampunn jeng nilaaaaaa, kirain tuh mau ngobrol apaan, kalo masalah itu mah kan bisa via sms juga” kata ku, ckckc tak habis pikir saya dengan kelakuan ajaib jeng nila ini haha, yo wiss lah akhirnya saya pun menyanggupi untuk membantunya membuat slide presentasi. Ya setelah kami bosan menongkrong di mall tersebut akhirnya kami pun memutuskan untuk jalan-jalan ke lokasi lainnya, sekalian menikmati suasana kota bandung di malam hari. Kami pun memutuskan untuk menghabiskan sisa malam ini di jalan asia afrika.. brangkat!!!!

Sampai di asia afrika, suasananya memang sedang ramai dengan berbagai kegiatan, setelah memesan skuteng akhirnya kami pun melanjutkan sesi curcol kami. Ketika kami sedang asyik-asyiknya mengobrol tiba lah rombongan pawai orang-orang memakai sorban yang jika dilihat dari bendera yang di bawanya mereka adalah FPI (tau lah siapa ormas ini). dengan wajah galaknya, lebih galak dari prof man ketika mengusir mahasiswanya yang terlambat atau bahkan pak aman sembiring yang sedang mencerca mahasiswanya, mereka bilang “bubar..bubar.. bubar kalian!!’ “WTF..” kataku.. padahal kita cuman makan skuteng di jalan dan di suruh bubar, memangnya kami melakukan kesalahan apa “dasar orang gila”, karena kami tidak ingin terjadi masalah yang lebih besar akhirnya kami memutuskan pergi dari tempat itu, dan tidak lupa sambil membayar skuteng yang kami makan haha… ya memang ormas yang satu ini kerap berulah bagaikan preman alih-alih atas perintah agama, tapi mereka sendiri pun tidak tahu bagaimana agamanya sendiri yang mengajarkan hidup toleransi tanpa kekerasan, ya saya asumsikan mereka adalah “preman” berbalut baju gamis, jelas jelas kita bukan negara islam yang menggunakan hukum islam secara murni, kita adalah negara demokratis sosialis (saya sebut demikian karena memang dalam sila ke 5 kita mengandung makna sosialis) yang menjungjung tinggi UUD 1945, jadi yang menjadi pertanyaan nya di mana rasa toleransi yang telah berlangsung di Indonesia selama berabad-abad, kalau begini caranya saya jadi menyangsikan semboyan bhineka tunggal ika yang telah lama meresap di setiap jiwa rakyat bangsa Indonesia. Dan yang saya sayangkan adalah peranan departemen agama yang membiarkan ormas semacam ini tumbuh subur di Indonesia, saya rasa kedepannya perlu ada kontrol dari pemerintah dengan membuat regulasi agar ormas semacam ini tidak melakukan perbuatan di luar kewajaran alih-alih menegakkan agama yang ada malah merusak citra agama

yo wiss kami pun tertawa setelah kejadian itu dan akhirnya petualangan kami lanjutkan lagi ke BSM hahaha, ini lap ke 2 kami ke bsm yo wiss dari pada ketemu FPI lagi kan mendingan di dalem mall aman.. ya di sana pun kami lanjutkan dengan mengobrol hingga tak terasa jam menunjukan pukul 11 malam. Karena sudah larut akhirnya kami berdua memutuskan pulang ke rumah masing-masing.. satu kata buat hari itu #lasutt………

 “kedepannya perlu ada kontrol dari pemerintah dengan membuat regulasi agar ormas semacam ini tidak melakukan perbuatan di luar kewajaran alih-alih menegakkan agama yang ada malah merusak citra agama”

JALAN MALAM #LASUTT

Posted: November 9, 2011 in adventure, KLINIK CINTA

sumber gambar: http://kfk.kompas.com

                Berawal di rabu siang, di bulan oktober yang lasutt kebetulan saya sedang libur kuliah dan sedang tidak ada kegiatan, akhirnya saya meng-sms sahabat baik saya bernama bibay apakah dia ada di kosannya atau tidak karena saya hendak main ke kosannya. Dia pun membalasnya dan mengatakan bahwa dia ada di kosan akhirnya saya pun bergegas ke kosannya, setelah bercengkrama cukum lama, sekitar jam 4 sore salah satu teman kami bernama oman menelpon saya dan menanyakan sedang ada di mana, saya jawab saja sedang ada di kosan bibay dan akhirnya oman pun menyusul ke kosan bibay, tumben-tumbenan oman hari itu tidak langsung pulang ke rumahnya usut punya usut ternyata doi sedang galau, gundah, gulana, yo wiss sebagai sahabat baiknya akhirnya kami pun menghibur oman yang sedang galau 7 turunan itu dengan bercanda dan ngobrol ngolor ngidul..

            Adzan isya pun berkumandang tak terasa memang waktu, karena kami belum makan siang sebelumnya akhirnya kami pun memutuskan untuk mencari makan sekalian jalan-jalan kebetulan oman membawa mobil dinasnya, sebuah mobil keluarga berwarna biru telor asin keluaran pabrikan jepang ya jika di pakai buat mengangkut wanita mobil itu bisa mengangkut kurang lebih 7 orang wanita hehehehe… (skip… skip….). akhirnya kami pun memutuskan untuk Dinner di selasih sebuah tempat makan yang tersohor sedjak saya duduk di bangku SMA kelebihan tempat makan ini selain menunya yang beragam, suasananaya yang enak, harganya yang murah dan yang penting bebas pajak hehehe… setelah menyantap dinner tersebut dengan lahap dan tak bersisa kecuali piring tentunya karena saya bukanlah kuda lumping.. setelah makan dan lama mengobrol akhirnya kami pun merencanakan untuk melakukan jalan-jalan lasutt, saya dan bibay pun patungan masing-masing 20 ribu rupiah. Untuk bensin mobil tersebut. dan akhirnya kami pun menelusuri jalanan bandung pada malam hari, dan ketika itu jam menunjukan pukul 10 malam. Brangkat!!!!!

            Sebenarnya kami jalan-jalan malam ini memang tanpa tujuan akan tetapi tiba-tiba Terbesit ide liar di pikiran kami untuk melihat-lihat kehidupan malam di seputaran jalan kota bandung. Perjalanan kami mulai dengan menelusuri jalan braga, kawasan yang sejak zaman belanda terkenal akan hiburan malamnya ini hingga saat ini masih tetap ramai menjadi salah satu pusat hiburan malam di kota bandung, perjalanan kami lanjutkan dengan menelusuri jalan jendra sudirman tepatnya di seputaran pasar baru, di sana kami melihat beberapa wanita kupu-kupu malam yang sedang bekerja beberapa sudah tua sih tapi kebanyakan usianya masih relatif muda, sangat di sayangkan memang tapi itulah kehidupan, perjalanan kami lanjutkan dengan menelusuri jalan belakang statius bandung, dan wow di sana tersajikan dari mulai om-om berkepang alias waria, kupu-kupu tua hingga kupu-kupu yang masih kepompong. Wow fantastis besit saya. Kami pun melihat 1 sosok kupu-kupu yang bisa di bilang berwajah manis

            Kemudian kami pun iseng-iseng ingin sedikit berbincang dengannya. Berhubung wajah saya yang paling garang akhirnya di putuskan saya lah yang harus turun dari mobil dan bertanya-tanya dengan kupu-kupu tersebut. ketika saya turun dari mobil, disambutlah saya oleh seorang pria. Dia bilang pada saya “mau yang mana mas” wew, dipikir saya mau memperkejakan mereka apa, padahal kan niat saya cuman kepingin ngobrol saja, tapi tak apa lah akhirnya saya menunjuk ke arah wanita imut tersebut, di panggilah oleh pria tersebut, selidik punya selidik kupu-kupu itu memiliki nama anis dan coba tebak berapa usianya? Dan ini yang membuat saya tercengang, ternyata usia anis itu 16 tahun woooow, dengan (maaf) tarif sekitar 200 ribu. Terlihat dari gaya dia berbicara dia itu masih lugu dan baru memasuki dunia malam ini, dan ketika saya ajak ngobrol pun dia terlihat canggung. Saya pun jadi teringat adik saya yang berusia seumuran  dia,  obrolan kami pun hanya sebentar karena papihnya langsung mengambil alih kembali pembicaraan, dari obrolan dengan papih nya tersebut dia mengatakan biasa memperkejakan wanita berusia antara 16- 20 tahun untuk menjadi kupu-kupu malam dan alasannya setiap wanita tersebut mau bekerja seperti itu adalah  demi membantu perekonomian keluarga.. miris kataku, ya dalam hati saya berkata masih bersyukur memiliki kehidupan yang berkecukupan, kecuali dalam hal asmara tentunya saya miskin kasih sayang ahahha lasutt

            Akhirnya setelah berbincang dengan anis, saya masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan kami di dalam mobil kami membicarakan mengenai anis, dan kami pun tak habis pikir, di usia dia yang masih relatif muda yang seharusnya dia masih duduk di bangku sekolah dan menikmati keindahan masa remaja, dia harus berjuang tiap malam menjual tubuhnya kepada siapapun yang mampu dan mau membayarnya. Memang di tengah cart marutnya perekonomian bangsa ini jangan menjadikan diri kita putus asa dalam mencari rezeki yang halal, setidaknya masih ada jalan jika kita mau berusaha dan berdoa kepada tuhan, ya yang lebih mencengangkan ternyata human traficking masih terjadi disekitar kita hal ini pun harus di perhatikan oleh pemerintah, bukan sekedar membuat peraturan-peraturan akan tetapi duduk bersama untuk mencari solusi terbaik dari masalah human trafficking tersebut, ya dari pada tidur ketika sidang ataupun melihat konten porno di i-pad mendingan sekali-kali ikut saya jalan-jalan lasutt melihat kondisi masyarakat yang sebenarnya. Berhubung waktu sudah menunujukan pukul 12 malam dan kami bukanlah orang yang hobi dugem akhirnya perjalanan kami lanjutkan ke arah dago tepatnya bukit bintang sebuat spot di daerah bandung yang terkenal sebagai tempat orang berpacaran,  kali ini saya kesana tidak dengan seorang wanita tetapi dengan 2 orang teman saya yang jelas-jelas berkelamin laki-laki (dilihat dari KTP mereka)..  sesampainya di sana ternyata masih ramai oleh orang yang bermesraan ya dari pada ganggu orang pacaran akhirnya kami pun tidur di dalam mobil haha aneh kan ke bukit bintang hanya untuk tidur benar-benar lasutt.. akhirnya jam 2 pagi kami memutuskan untuk pulang ke kosan bibay karena hari sudah larut dan keesokan harinya oman ada kuliah jam 9 pagi. Tiba di perempatan pasupati, kami di kejutkan dengan balap liar dan yang lebih gilanya lampu stopan di jadikan lampu start oleh mereka.. ckck benar-benar lasutt. Kami pun menonton sebentar lalu kembali meneruskan perjalanan pulang, sesampainya di kosan bibay, tanpa basa basi kami pun langsung mengambil posisi tidur karena mata kami sudah 5 watt. begitulah petualangan kecil kami malam itu 3 orang pria lasutt yang mencari cinta

harus di perhatikan oleh pemerintah, bukan sekedar membuat peraturan-peraturan akan tetapi duduk bersama untuk mencari solusi terbaik dari masalah human trafficking tersebut