Cinta Pertama atau Pertama-tama Cinta??

Posted: September 29, 2011 in KLINIK CINTA

pada tulisan kali ini saya akan membahas mengenai cinta pertama kalo kata orang barat mah “first love”, ya pasti setiap orang pernah mengalaminya.. rasa kangen kalo ga katemu.. deg-degan kalo deket dia.. ampe gugup kalo mau ngomong dengan dia..  setiap orang pasti punya kisah yang berbeda-beda dengan cinta pertamanya.. dan mungkin dari sekian banyak kisah asmara setiap manusia mungkin cinta pertama lah yang bakal sulit dilupakan. cinta pertama tidak mesti terjadi ketika pertama kali menjalani hubungan asmara, cinta pertama bisa terjadi pada saat pacaran untuk kesekian kali itu pun jika ada termasuk individu yang demen gonta ganti pasangan dan aturan ini tidak mengikat secara baku..

saya jadi ingat bagaimana rasanya cinta pertama itu..  rasanya tuh kaya memasuki sebuah planet asing di kerubungin 3 orang alien. (apasih)  haha..  ketika itu saya bertemu dengan seseorang yang memang bikin saya cukup gila. dalam arti sebenarnya tentunya. siang.. sore .. malam hati saya gelisah dan otak saya tak henti-hentinya memikirkan dirinya. hmm dalam hati saya berkata “ya tuhan mungkin kah saya jatuh asmara untuk pertama kalinya ?”, hingga saya putus darinya saya tidak bisa melupakannya hmm dahsyat sekali memang  efek dari racun cinta pertama ini    …. anyway disini saya tidak akan menceritakan tentang kisah cinta pertama saya yang bisa dibilang cukup tragis pada endingnya. pada cerita kali ini saya lebih menekankan pada esensi nya..

jika kita mengurut pada sejarahnya cinta pertama itu terjadi pada awal masa di ciptakannya manusia yaitu ketika adam bertemu  hawa dari situlah berawalnya cinta pertama.. jika dilihat secara mendalam cinta itu memang sebuah anugrah terindah yang diciptakan tuhan kepada makhluk ciptaannya (saya tidak tahu apakah setan juga mengenal cinta), cinta berbeda dengan nafsu. cinta itu tulus datangnya dari hati sedangkan nafsu itu datangnya dari keinginan yang sangat kuat untuk memuaskan egonya tanpa memperdulikan hati nuraninya..

menurut http://blog.galihsatria.com Bagi orang yang melankolis, percaya atau tidak, kenangan akan cinta pertama begitu membekas. Luka karena cinta pertama sangat sulit diobati. Bahkan ketika luka tersebut sembuh, bekasnya akan tetap ada di sana. Setiap perkataan, sikap, benda, permintaan, apa saja darinya mengendap dalam otak dan bangkit kapan saja setiap kita menemukan hal-hal yang bisa membangkitkan kenangan

Beberapa orang memiliki cara untuk lepas dari jebakan-jebakan perasaan tersebut. Jebakan ini memang bukan hal yang ringan untuk melaluinya, jadi beberapa orang memutuskan mengambil cara frontal dengan membuang semuanya, memutus tali silaturahmi. Tak heran jika ada lagu yang memiliki lirik “… merubah cintaku jadi benci.” Ada orang yang saling membenci dan memusuhi satu sama lain. Mereka lupa bahwa cinta pernah mempersatukan mereka. Cinta pernah membuat mereka mengagumi, menghormati, menyayangi, dan memuja satu sama lain. Mereka bahkan lupa apa yang menyebabkan mereka bisa pernah saling menyayangi (disarikan dari kata-kata Julia Roberts dalam film Notting Hill).

“Akal-akalan” wanita setelah menolak dengan kata-kata, “Tetapi kita tetap bisa berteman baik…” adalah hal yang berat bagi pria. Sekali pria jatuh cinta, ia tidak bisa kembali ke state “berteman baik” lagi. Ia akan terus salah mengartikan senyuman yang tulus, ia akan terus membangun harapan biarpun sedemikian kecilnya. Dan itu tentu saja sia-sia. Itu hanya membuat pria terjebak dalam jebakan waktu lebih lama lagi.

Pada akhirnya memang kita harus bisa berjalan kearah depan, jangan sampai kenangan akan cinta pertama kita membuat diri kita terjebak pada romantisme masa lalu. Setiap hari kita berharap pada seseorang yang belum tentu juga dia memikirkan kita.. saran saya buat teman-teman yang pernah mengalami hal tersebut.. banyak-banyak lah berdoa kepada tuhan, agar selalu di berikan jalan keluar dan ketenangan hati.

adalah hal yang berat bagi pria. Sekali pria jatuh cinta, ia tidak bisa kembali ke state “berteman baik” lagi. Ia akan terus salah mengartikan senyuman yang tulus, ia akan terus membangun harapan biarpun sedemikian kecilnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s