JALAN MALAM #LASUTT

Posted: November 9, 2011 in adventure, KLINIK CINTA

sumber gambar: http://kfk.kompas.com

                Berawal di rabu siang, di bulan oktober yang lasutt kebetulan saya sedang libur kuliah dan sedang tidak ada kegiatan, akhirnya saya meng-sms sahabat baik saya bernama bibay apakah dia ada di kosannya atau tidak karena saya hendak main ke kosannya. Dia pun membalasnya dan mengatakan bahwa dia ada di kosan akhirnya saya pun bergegas ke kosannya, setelah bercengkrama cukum lama, sekitar jam 4 sore salah satu teman kami bernama oman menelpon saya dan menanyakan sedang ada di mana, saya jawab saja sedang ada di kosan bibay dan akhirnya oman pun menyusul ke kosan bibay, tumben-tumbenan oman hari itu tidak langsung pulang ke rumahnya usut punya usut ternyata doi sedang galau, gundah, gulana, yo wiss sebagai sahabat baiknya akhirnya kami pun menghibur oman yang sedang galau 7 turunan itu dengan bercanda dan ngobrol ngolor ngidul..

            Adzan isya pun berkumandang tak terasa memang waktu, karena kami belum makan siang sebelumnya akhirnya kami pun memutuskan untuk mencari makan sekalian jalan-jalan kebetulan oman membawa mobil dinasnya, sebuah mobil keluarga berwarna biru telor asin keluaran pabrikan jepang ya jika di pakai buat mengangkut wanita mobil itu bisa mengangkut kurang lebih 7 orang wanita hehehehe… (skip… skip….). akhirnya kami pun memutuskan untuk Dinner di selasih sebuah tempat makan yang tersohor sedjak saya duduk di bangku SMA kelebihan tempat makan ini selain menunya yang beragam, suasananaya yang enak, harganya yang murah dan yang penting bebas pajak hehehe… setelah menyantap dinner tersebut dengan lahap dan tak bersisa kecuali piring tentunya karena saya bukanlah kuda lumping.. setelah makan dan lama mengobrol akhirnya kami pun merencanakan untuk melakukan jalan-jalan lasutt, saya dan bibay pun patungan masing-masing 20 ribu rupiah. Untuk bensin mobil tersebut. dan akhirnya kami pun menelusuri jalanan bandung pada malam hari, dan ketika itu jam menunjukan pukul 10 malam. Brangkat!!!!!

            Sebenarnya kami jalan-jalan malam ini memang tanpa tujuan akan tetapi tiba-tiba Terbesit ide liar di pikiran kami untuk melihat-lihat kehidupan malam di seputaran jalan kota bandung. Perjalanan kami mulai dengan menelusuri jalan braga, kawasan yang sejak zaman belanda terkenal akan hiburan malamnya ini hingga saat ini masih tetap ramai menjadi salah satu pusat hiburan malam di kota bandung, perjalanan kami lanjutkan dengan menelusuri jalan jendra sudirman tepatnya di seputaran pasar baru, di sana kami melihat beberapa wanita kupu-kupu malam yang sedang bekerja beberapa sudah tua sih tapi kebanyakan usianya masih relatif muda, sangat di sayangkan memang tapi itulah kehidupan, perjalanan kami lanjutkan dengan menelusuri jalan belakang statius bandung, dan wow di sana tersajikan dari mulai om-om berkepang alias waria, kupu-kupu tua hingga kupu-kupu yang masih kepompong. Wow fantastis besit saya. Kami pun melihat 1 sosok kupu-kupu yang bisa di bilang berwajah manis

            Kemudian kami pun iseng-iseng ingin sedikit berbincang dengannya. Berhubung wajah saya yang paling garang akhirnya di putuskan saya lah yang harus turun dari mobil dan bertanya-tanya dengan kupu-kupu tersebut. ketika saya turun dari mobil, disambutlah saya oleh seorang pria. Dia bilang pada saya “mau yang mana mas” wew, dipikir saya mau memperkejakan mereka apa, padahal kan niat saya cuman kepingin ngobrol saja, tapi tak apa lah akhirnya saya menunjuk ke arah wanita imut tersebut, di panggilah oleh pria tersebut, selidik punya selidik kupu-kupu itu memiliki nama anis dan coba tebak berapa usianya? Dan ini yang membuat saya tercengang, ternyata usia anis itu 16 tahun woooow, dengan (maaf) tarif sekitar 200 ribu. Terlihat dari gaya dia berbicara dia itu masih lugu dan baru memasuki dunia malam ini, dan ketika saya ajak ngobrol pun dia terlihat canggung. Saya pun jadi teringat adik saya yang berusia seumuran  dia,  obrolan kami pun hanya sebentar karena papihnya langsung mengambil alih kembali pembicaraan, dari obrolan dengan papih nya tersebut dia mengatakan biasa memperkejakan wanita berusia antara 16- 20 tahun untuk menjadi kupu-kupu malam dan alasannya setiap wanita tersebut mau bekerja seperti itu adalah  demi membantu perekonomian keluarga.. miris kataku, ya dalam hati saya berkata masih bersyukur memiliki kehidupan yang berkecukupan, kecuali dalam hal asmara tentunya saya miskin kasih sayang ahahha lasutt

            Akhirnya setelah berbincang dengan anis, saya masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan kami di dalam mobil kami membicarakan mengenai anis, dan kami pun tak habis pikir, di usia dia yang masih relatif muda yang seharusnya dia masih duduk di bangku sekolah dan menikmati keindahan masa remaja, dia harus berjuang tiap malam menjual tubuhnya kepada siapapun yang mampu dan mau membayarnya. Memang di tengah cart marutnya perekonomian bangsa ini jangan menjadikan diri kita putus asa dalam mencari rezeki yang halal, setidaknya masih ada jalan jika kita mau berusaha dan berdoa kepada tuhan, ya yang lebih mencengangkan ternyata human traficking masih terjadi disekitar kita hal ini pun harus di perhatikan oleh pemerintah, bukan sekedar membuat peraturan-peraturan akan tetapi duduk bersama untuk mencari solusi terbaik dari masalah human trafficking tersebut, ya dari pada tidur ketika sidang ataupun melihat konten porno di i-pad mendingan sekali-kali ikut saya jalan-jalan lasutt melihat kondisi masyarakat yang sebenarnya. Berhubung waktu sudah menunujukan pukul 12 malam dan kami bukanlah orang yang hobi dugem akhirnya perjalanan kami lanjutkan ke arah dago tepatnya bukit bintang sebuat spot di daerah bandung yang terkenal sebagai tempat orang berpacaran,  kali ini saya kesana tidak dengan seorang wanita tetapi dengan 2 orang teman saya yang jelas-jelas berkelamin laki-laki (dilihat dari KTP mereka)..  sesampainya di sana ternyata masih ramai oleh orang yang bermesraan ya dari pada ganggu orang pacaran akhirnya kami pun tidur di dalam mobil haha aneh kan ke bukit bintang hanya untuk tidur benar-benar lasutt.. akhirnya jam 2 pagi kami memutuskan untuk pulang ke kosan bibay karena hari sudah larut dan keesokan harinya oman ada kuliah jam 9 pagi. Tiba di perempatan pasupati, kami di kejutkan dengan balap liar dan yang lebih gilanya lampu stopan di jadikan lampu start oleh mereka.. ckck benar-benar lasutt. Kami pun menonton sebentar lalu kembali meneruskan perjalanan pulang, sesampainya di kosan bibay, tanpa basa basi kami pun langsung mengambil posisi tidur karena mata kami sudah 5 watt. begitulah petualangan kecil kami malam itu 3 orang pria lasutt yang mencari cinta

harus di perhatikan oleh pemerintah, bukan sekedar membuat peraturan-peraturan akan tetapi duduk bersama untuk mencari solusi terbaik dari masalah human trafficking tersebut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s